Fungsi adalah kumpulan kode yang dapat digunakan secara berulang-ulang tanpa harus menuliskan kembali kode tersebut.

Di dalam php kita dapat membuat sebuah fungsi sendiri atau kita juga dapat menggunakan fungsi yang telah dibuat oleh orang lain. Sebenarnya php itu sendiri telah menyediakan beberapa fungsi diantaranya adalah sebagai berikut:

Fungsi Keterangan
echo Berfungsi untuk menampilkan string
print Sama seperti echo, print juga berfungsi untuk menampilkan string
strlen Berfungsi untuk menghitung jumlah string
str_replace Berfungsi untuk mengganti sebuah string.
pow Berfungsi untuk menjumlahkan aritmatika bilangan berpangkat.
sqrt Berfungsi untuk menjumlahkan aritmatika akar
expoide Berfungsi untuk memecah sebuah string.
implode Merupakan kebalikan dari fungsi explode, yaitu digunakan untuk menggabungkan elemen-elemen array menjadi string dengan karakter penggabung


Struktur Sebuah Fungsi

Untuk membuat sebuah fungsi, kita harus menggunakan kata function pada bagian awal, kemudian diikuti dengan nama fungsi tersebut. Berikut struktur dalam membuat sebuah fungsi.


Script PHP
 
                                <?php
                                    function nama fungsi(){
                                        #kode yang akan dieksekusi
                                    }
                                ?>
                            

  1. Function : adalah sebuah kata kunci dalam membuat sebuah fungsi.
  2. nama fungsi : adalah nama dari sebuah fungsi.
  3. () : berfungsi untuk membuat suatu argument/parameter.
  4. { : dimana awal kode yang akan dieksekusi didalam sebuah fungsi.
  5. } : dimana akhir dari kode yang akan dieksekusi didalam sebuah fungsi.


Membuat Sebuah Fungsi

Disini akan saya contohkan sebuah fungsi sederhana yang saya beri nama jenis_kelamin:


Script PHP
 
                                <?php
                                    function jenis_kelamin(){
                                        echo "Jenis Kelamin : Laki-Laki";
                                    }
                                ?>
                            

Jika skrip diatas di eksekusi maka tidak akan menampilkan hasil apapun kerena skrip diatas hanyalah sebuah fungsi, untuk menampilkan hasil dari fungsi tersebut kita harus memangginya terlebih dahulu. Caranya adalah sebagai berikut.


Script PHP
 
                                <?php
                                    function jenis_kelamin(){
                                        echo "Jenis Kelamin : Laki-Laki";
                                    }


                                    jenis_kelamin();
                                ?>
                            

Jika skrip diatas di eksekusi maka akan menampilkan hasil:


OUTPUT

Jenis Kelamin : Laki-Laki

Nama Sebuah Fungsi Tidak case-sensitive

Tidak seperti membuat variabel yang harus diperhatikan jenis font huruf a tidak sama dengan A, nama dari sebuah fungsi yang akan kita buat tidaklah case-sensitive, kita bebas menentukan jenis tulisan selagi nama dari fungsi tersebut sama. Misalnya umur sama dengan Umur.


Script PHP
 
                                <?php
                                    function umur(){
                                        echo "Umur : 21";
                                    }


                                    umur();
                                ?>
                            

Jika skrip diatas di eksekusi maka akan menampilkan hasil:


OUTPUT

Umur : 21


Argument Sebuah Fungsi

Argument adalah sebuah paremeter yang dapat di eksekusi di dalam sebuah fungsi sehingga dapat menghasilkan output yang berbedah-bedah. argument dibuat setelah nama fungsi di dalam (), sebuah argument sama seperti variabel menggunakan tanda $.

Berikut contoh sederhana sebuah argument dari sebuah fungsi yang diberi nama $umur dengan nama fungsi adalah fumur.


Script PHP
 
                                <?php
                                    function fumur($umur){
                                        echo "Umur :".$umur;
                                    }


                                    fumur('21');
                                ?>
                            

Jika skrip diatas di eksekusi maka akan menampilkan hasil:


OUTPUT

Umur :21

Membuat 2 Argument Pada Sebuah Fungsi

Didalam sebuah fungsi kita dapat menggunakan lebih dari satu argument dengan syarat sebuah nama argument harus dipisah dengan tanda (,) koma.

Berikut contoh sederhana sebuah fungsi dengan menggunakan 2 argument. Dengan nama fungsi adalah jumlah dan nama argument adalah $nilai1,$nilai2. pada contoh ini kita menggunakan oprasiaritmatika.


Script PHP
 
                                <?php
                                    function jumlah($nilai1, $nilai2){
                                        $hasil = $nilai1+$nilai2;
                                        echo "Hasil :".$hasil;
                                    }

                                    jumlah(21,4);
                                ?>
                            

Jika skrip diatas di eksekusi maka akan menampilkan hasil:


OUTPUT

Hasil :25

Berapapun nilai parameter yang kita inputkan di dalam fungsi jumlah maka nilai tersebut akan di proses dengan operasi aritmatika.

;